Pages

Ad

Senin, 04 Februari 2013

Cerita Seks Anak baru Gede

 Cerita sex ini jarang terjadi. Anak-anak kecil SD perawan mulai belajar ngentot. Payudaranya saja belum tumbuh sudah mulai coba-coba berhubungan seks. Baca kisahnya berikut ini…
Cerita sex ngentot anak SD masih kecil

Aku mempunyai tetengga belakang rumahku yang bernama Ita dan Anggi.Ita orangnya manis,tinggi,dan bongsor mirip anak yang berumur 16 tahun.Dia masih kelas 6 SD sedangkan Anggi adik Ita yang sedang kelas 4 SD.Dia juga bongsor sama dengan Ita tetepi bedanya dia agak pendek dan juga Anggi lebih putih,cantik serta lincah juga.Ita anaknya montok dan yang membikin aku tidak tahan adalah pentilnya yang besar itu berukuran 32B.Dia suka memakai celana pendek dan atasannya hanya memekai kaos tipis dalamnya memakai kaos dalam yang longgar tanpa Bh atau Bh saja sehingga pentilnya yang berwarna coklat muda kelihatan sedikit membayang bila memakai kaos dalam saja.Kalau Anggi orangnya suka memakai rok mini yang minim banget atau sebatas pertengahan paha sehingga paha mulus Anggi kelihatan dan atasannya memakai kaos tipis tanpa memakai pakaian dalam sama sekali sehingga pentilnya yang berukuran 32A kelihatan tercetak jelas.Dia juga senang menggodaku dengan memakai celana ketat sepangkal paha milik Ita tanpa celana dalam dan atasannya memakai tengtop tanpa miniset(dia suka memakai miniset) bila aku bermain kerumahnya kalau tidak ada orang tuanya sehingga semua tubuhnya terbayang jelas dibalik pakaiannya yang serba tipis membuat aku tak tahan.Dan bila dia sudah begitu aku langsung mendekatinya dan memeluk serta meraba raba pentil dan tempiknya yang membukit dibalik celana ketatnya.

Cerita Sex Di sore Hari

Sore itu, aku terbangun. Kulihat jam di mejaku menunjukkan pukul 4.00 sore. Iseng aku memanjat dinding tembok pembatas kamarku, mau “melihat” tetangga sebelahku. Melalui ventilasi kulihat Mas Arif dan Mbak Nida sedang tidur-tiduran sambil mengobrol di atas tempat tidur. Aku mengawasi terus, kulihat Mas Arif hanya memakai singlet, begitu juga Mbak Nida yang hanya memakai baju dalam.

“Dasar pengantin baru, pasti mau main, ayo kapan mainnya ?” pikirku mulai tak sabaran.

Cerita sex dewasa kisah nyata paling panas





Tante Ane Yang Montok
Cerita ini terjadi saat aku masih berusia 16 tahun, dan masih bersekolah di
salah satu SMA di Medan. Namaku Chris, aku peranakan Canada-Chinese. Papa saya
asal Canada, dan Mama saya Chinese Indonesia. Kata teman2 wajahku sih lumayan...
ganteng... ehmm. Tinggi saya 180 cm, ngak begitu tinggi dibandingkan dengan Papa
yang 185 cm. Saya lahir di Canada, tapi sewaktu umur 10 tahun, Papa ditugaskan
ke Medan, Indonesia. Jadi aku juga ikut, dan bersekolah disana. Mula-mula terasa
asing juga kota ini bagiku. Tapi lama kelamaan aku juga dapat terbiasa. Terus
terang, pemikiranku lebih condong kepada pemikiran-pemikiran Timur, mungkin
karena didikan Mama yang keras. Biarpun di negara2 Barat sudah biasa terjadi
hubungan seks remaja, namun aku belum pernah melakukannya dengan pacarku...
well... at least pada saat itu.